KAJIAN TERJEMAH AL-QUR’AN KONTEMPORER: LANSKAP AKADEMIK, PROBLEM RISET, DAN RELEVANSINYA DI INDONESIA
Keywords:
Terjemah Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Sejarah Penerjemahan, Model Terjemah, Problematika Akademik, Linguistik KomputasionalAbstract
Artikel ini mengkaji lanskap akademik, problem penelitian, dan relevansi kontemporer studi terjemah Al-Qur’an. Terjemah Al-Qur’an tidak hanya merupakan proses transfer bahasa, tetapi juga dapat dipahami sebagai bentuk tafsir terbatas yang melibatkan pilihan interpretatif dan keputusan eksegetis. Penelitian ini bertujuan memetakan perkembangan sejarah penerjemahan Al-Qur’an, mengidentifikasi problem akademik utama, menganalisis keragaman model terjemah Al-Qur’an di Indonesia, serta mengeksplorasi peluang pengembangan kajian pada era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data diperoleh dari buku, artikel jurnal, karya akademik, dan berbagai penelitian yang relevan mengenai terjemah Al-Qur’an, kemudian dianalisis secara kritis dan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan penerjemahan Al-Qur’an dapat diklasifikasikan ke dalam lima periode utama, mulai dari penjelasan lisan dan resistensi awal terhadap penerjemahan hingga era digital dan komputasional. Penelitian ini juga menemukan keragaman model terjemah Al-Qur’an di Indonesia berdasarkan strategi penerjemahan, penggunaan bahasa, aksara, format penulisan, latar belakang penerjemah, gaya penyajian, dan pola kepengarangan. Problem akademik utama mencakup isu keterjemahan, otoritas eksegetis, pengaruh ideologi, akurasi penerjemahan, resepsi pembaca, serta relasi terjemah dengan konteks sosial, politik, dan teknologi. Artikel ini menawarkan kerangka tematik untuk memahami terjemah Al-Qur’an sebagai bidang kajian multidimensional yang berada pada pertemuan studi penerjemahan, tafsir Al-Qur’an, konteks sosial, dan teknologi komputasional. Temuan penelitian juga menunjukkan peluang pengembangan studi terjemah Al-Qur’an melalui pendekatan berbasis korpus, linguistik komputasional, dan penerjemahan berbantuan kecerdasan buatan.
Kata Kunci: Terjemah Al-Qur’an; Tafsir Al-Qur’an; Sejarah Penerjemahan; Model Terjemah; Problematika Akademik; Linguistik Komputasional
This article examines the academic landscape, research problems, and contemporary relevance of Qur’an translation studies. Qur’an translation is not merely a process of linguistic transfer but also constitutes a limited form of exegesis involving interpretive and exegetical decisions. This study aims to map the historical development of Qur’an translation, identify major academic issues, analyze the diversity of Qur’an translation models in Indonesia, and explore emerging research opportunities in the digital era. Employing a qualitative library research approach, this study analyzes books, journal articles, academic works, and relevant studies on Qur’an translation through thematic and critical analysis. The findings demonstrate that the development of Qur’an translation can be classified into five major periods, ranging from early oral explanations and resistance to translation to the contemporary digital and computational era. The study also identifies the diversity of translation models in Indonesia based on translation strategies, language use, scripts, textual formats, translators’ backgrounds, literary styles, and modes of authorship. Furthermore, the major academic issues encompass translatability, exegetical authority, ideological influence, translation accuracy, reception, and the relationship between translation and broader social, political, and technological contexts. This article contributes a thematic framework for understanding Qur’an translation as a multidimensional field situated at the intersection of translation studies, Qur’anic exegesis, social context, and computational technology. The findings also highlight prospective research directions, particularly in corpus-based studies, computational linguistics, and artificial intelligence-assisted Qur’an translation.
Keywords: Qur’an Translation; Qur’anic Exegesis; Translation History; Translation Models; Academic Issues; Computational Linguistics




